Cashflow Property Syariah buat Pemula

Cash in terbesar developer property syariah tanpa bank itu cuma satu, dari DP Konsumen. Sementara cash out terbesar ada dua, beli tanah dan biaya bangun, pastikan satu lagi ada sumber duitnya, biar balance, kaga balance, siap2 oleng.

Ya namanya buka bisnis, harus pake modal, apalagi bisnis miliaran macam developer property, modal kudu kuat.

Dan kalo belum cukup modal, jangan dipaksain, bisnis yang lain aja dulu, atau nabung dari bisnis brokeran, masa bertahun-tahun bisnis gak punya tabungan hehe?

Bisnis developer syariah tanpa bank itu berat, sulit buat gandeng investor panjang 10th karna bisnis ini gak menarik secara ROI dan beresiko tinggi.

Sementara gandeng investor pendek setahun dua tahun untuk murobahah tanah juga gak menarik, karna harga dasar tanah akan lebih tinggi dari harga sekarang, pastinya akan berpengaruh ke harga jual, dan kalo duit DPnya udah abis buat bangun rumah karna inden yang lebih cepat dibanding bayar tanah, trus bayar tanahnya dari mana?

Cari tanah yang sulit diolah seperti berkontur, tanah sawah, dll dengan harapan dapat harga miring dan bisa bayar termin 3th juga hati-hati, bisa2 besar pasak daripada tiang, ongkos matengin tanahnya (cut n fill, nurap, dll) bisa lebih mahal daripada cari tanah yang udah mateng tinggal belah roti, dan lagi-lagi pertanyaannya bayar tanahnya darimana?

Bangun rumah dari DP, bayar tanah dari buka proyek selanjutnya, apa boleh? Boleh, asal jago kalkulasinya, tapi jadi ada 4 lobang berbanding 2 tutup, ini malah makin berat.

Ga cukup modal, masih nekad juga jadi developer tanpa bank, eh gagal Serah Terima ke konsumen gegara tanah diambil lagi ama landlord, padahal udah banyak bangun rumahnya, jadi ngenes, udah berdarah2 berjuang untuk sesuai syariah, ternyata gagal, trus kedengeran developer yang lain, bukannya dikasih solusi, malah dibilang syariah kaleng2, semakin ngenes.

Trus gimana solusinya?

Ya pake duit pribadilah (kecuali mau dibisikin hehe)

Yudianto Malakiano
Owner Syamsa Dhuha Property

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *